Sudah dua minggu ini, warga Pekanbaru mulai banyak mengeluh. Hujan yang mengguyur, menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Harus ku akui, aku sangat bahagia atas hujan yang turun, namun aku juga agak kasihan melihat mereka yang pada akhirnya terkena banjir.
“Hujan gini, biasanya bakal jadi musim kawin.” Ujar salah satu makhluk-makhluk abstrak yang bergerak disekitarku. Hahaha *Peace, Bro*
Daaaaan, HOIII! Bener ternyata! Satu persatu teman-teman seangkatan mulai menikah. Saling sahut-sahutan. Bulan ini si A, bulan depan si B, lanjut si C, dan seterusnya.
Selamat untuk teman-temanku, Andri Iswandi, Niko Andrian, Ayudia Kamiko, Firadika, Sheila, dan lainnya yang gak bisa disebutin semuanya.
Semangat buat manusia TimeLine bersambung, Khairuddin, a.k.a Rudy Coker, a.k.a Master Galau, a.k.a Udut, yang sebentar lagi juga menyusul mereka, semangat ngumpulin pundi-pundi maharnya. Lalu playboy paling parah seantero jagat raya, Fian, semangat menaklukkan Ayu, semangat meyakinkan diri juga. Btw, mereka berdua bilang akan naik pelaminan di bulan yang sama tahun depan, Februari 2019, ini gak tau nih. Emang direncanain atau kebetulan. -.-
Lalu khusus buat wanita yang sudah kuanggap adik kandungku sendiri. Sintia Dewi Pratiwi, a.k.a Kaco Nako. Mungkin diantara semua teman SMP 9, cuma kamu yang masih ingat untuk mengundang teman-teman yang lain. Makasih. Semoga dimudahkan menuju hari H-nya, kami memastikan diri untuk hadir, persiapkan mentalmu, karna kami mungkin yang akan membuat rusuh disana. Ajarkan calon suami, bagaimana cara bersabar menghadapi kami. Semua prajuritku, sudah ku kabari, dan semua menyatakan perang, karna kami belum menemukan jodoh terbaik hingga kini. Hahaha
For you, guys, we need to do something about this. We can’t lose!! Go to another planet, and find our future wife!!!
***
Perlahan kita terpisah satu persatu. Bukannya tak bisa bertemu. Tapi karna sebagian besar sudah memiliki keluarga yang harus diurus. Kita yang biasa berkumpul, hadir dari satu kemah, ke kemah lain, kini tak semuanya bisa hadir. Ada yang sibuk mencarikan nafkah istri dan anaknya. Ada yang sibuk mengurus suami dan anaknya. Dan ada yang belum sibuk, tapi sulit mendapat izin dari istri/suaminya.
Aku paham bagaimana repotnya kalian kini. Semoga kalian menjadi keluar yang sakinah, mawaddah, warahmah. Sukses selalu sanak, kami mendo’akan yang terbaik untuk kalian.
Brother-Sister, do’akan kami yang saat ini tengah berburu future wife kami ini agar cepat dipertemukan. Do’akan pula kami bisa membahagiakan diri kami sendiri sebelum kami menemukan mereka. Haha ^^
P.S : Buat sanak lain yang belum akan naik pelaminan dalam waktu dekat, segeralah berburu anak gadis (jangan yang dibawah umur). Cepat susul mereka!

0 komentar:
Posting Komentar