Suasana tampak sendu pagi ini. Matahari bersembunyi dibalik awan mendung, terlihat sedikit malu-malu memperlihatkan wajahnya.
Kuangkat selimut tebalku, dan dengan sebal kuhempaskan ke lantai, mendengar suara gaduh yang memecahkan nyamannya tidurku.
Kulirik jam tangan yang tergeletak diatas nakas tua diseberang tempat tidurku. Ternyata sudah pukul 08.47 pagi. Sial, I’m late! Kulihat gawaiku sudah berada dilantai dengan layar yang terus menyala. “Panggilan Masuk – Adrian”
