Pluviothentic

www.storydecember.blogspot.com
Here lies the rain of my days, and the roots of who i am.
About Me
Hanya kumpulan tulisan otentik milik seorang pecinta hujan yang kebetulan senang blogging.
September, 21. 

Heiiiii!!! Selamat bertambahnya angka pada usiamuuuu! Betapa spesialnya hari ini untukmu. Bagaimana tidak, kamu benar-benar sudah menggapai beberapa hal besar dalam hidupmu saat ini. Tahun ini, tahun yang meriah untukmu. Maaf, dulu aku sering melambatkan diri mengucapkannya. Tapi itu benar-benar sengaja. Untuk merangkai beberapa kalimat spesial dihari yang spesial pula. Namun hal itu malah lebih sering menjadi bencana untukku. Nyaris disetiap hari spesialmu, kita bertarung layaknya goku dan bejita yang mencari siapa yang terkuat diantara mereka.

Jam sudah menunjukkan pukul 21.40. Aku pun sudah sangat siap untuk keluar. Tiba-tiba dari rumah seberang, ibuku keluar, bertanya “Mau kemana?” Aku hanya mengatakan bahwa ada tugas kuliah yang harus kuselesaikan. Sebenarnya aku tak ingin keluar, mending tidur. Namun kalimat terakhir Ucen cukup membuatku penasaran. Kira-kira hal sepenting apa yang ingin dia sampaikan. Karna jika didengar dari nada bicaranya, kali ini benar-benar penting, tidak seperti “penting” biasanya. 

Kunyalakan mesin mobil, dan memasang sabuk pengaman. Tiba-tiba mataku tertuju pada sebuah pengharum mobil beraroma kopi. Sesaat, terlintas wanita itu dibenakku. Nona Visza (gitu aja kita sebut namanya, ketimbang mengundang marahnya lagi). Dulu, kami cukup sering keluar dengan mobil ini. Jalan-jalan, menghabiskan waktu bersama. Walaupun harus ribut dulu. Dia berpikir mobilku ini boros, aku tidak menyangkal, tapi aku masih sanggup kok mengisi bahan bakar demi berduaan dengannya. Dan pengharum itu, adalah pembeliannya.

Kupacu mobilku cukup cepat menuju lokasi yang mereka kirim tadi. Cukup untuk membuat degup jantungku sendiri terpacu. Hampir 20 menit Ucen dan Ernest tak henti-hentinya menghubungi. Ada apa sebenarnya.