HAII, WELL, TODAY IS THE DAY, FOR ME AND FOR YOU!!
HAPPY BIRTHDAY WIDYA!
YOU’VE DONE YOUR BEST FOR THIS YEAR!
SELAMAT DATANG DI ANGKA 25!!
Hai, wanita yang nama lengkapnya tak lagi bolehh kusebut. Wanita yang berulang kali kutulis disini. Wanita yang menjadi aroma menyegarkan ba’da hujan turun di hidupku. Nona Petrichor.
Selamat. Hari ini usiamu genap seperempat abad. Aku berharap segala hal yang terbaik untukmu, dari hari ke hari. Aku berdo’a semoga umur yang tersisa menjadi lebih berkah dan lebih baik. Menjadi pribadi yang lebih dewasa, dan meraih segala kesuksesannya di usia muda.
Bagaimana rasanya menginjak 25 tahun?
Menyenangkan bukan mengetahui bahwa hari ini, kamu masih diberi Allah kesempatan untuk menambah iman dan pahala? Semoga kamu selalu dilimpahi anugerahnya, Wi.
Wi, dari tahun ke tahun, ada sesuatu yang tak bisa aku berikan kepadamu. Sejak semua itu berakhir. Aku masih menyimpan dan menjaganya. Baik benda itu, maupun hatiku seutuhnya. Menyaksikanmu berkembang menjadi seorang wanita luar biasa, membuatku malu pada diriku yang berharap disini. Aku sempat mendengar berita tentangmu yang sakit, namun, bisa apa aku? Hanya menahan hasrat untuk menghubungimu. Aku tahu kamu sudah mengganti kontakmu, dan aku tau kau merubahnya pada nomor yang satunya. Tapi, keberanianku tidak sebesar itu lagi. Menyadari bahwa jika aku menghubungimu hanya akan menambah sakit dihatimu, atau membuatmu marah saja, sudah cukup untuk menahan jariku untuk mengirimimu pesan “おたんじょうび おめでとう”.
Wi, aku hanya ingin menyampaikan kali ini “selamat ulang tahun, wanita yang sejauh ini masih menjadi orang terpenting dalam hidupku. Semoga kamu meraih segala hal yang kamu target ditahun ini. Aku masih sangat mencintaimu. Namun, jika bukan denganku, aku harap kamu menemukan bahagiamu bersama dia yang kamu pilih. Semoga dia adalah yang tepat dan terbaik. Meskipun, aku masih berpikir, akulah yang layak untukmu.
Ah, Wi, selain hari ini adalah hari yang paling menyenangkan untukmu. Ini juga hari penting untukku. Hari ini, 21 September, entah bagaimana bisa, menjadi hari yang dipilihkan pihak kampus untukku menyelesaikan perjuangan yang sudah kumulai sejak bersamamu. Untuk menyelesaikan harapanmu padaku dulu.
Hari ini, aku akan sidang untuk memperjuangkan gelar sarjana strata satuku. Dan tak lama lagi, namaku akan memiliki embel-embel S.I.Kom dibelakangnya.
Wi, selain untuk orang tua dan adik-adikku. Gelar ini kupersembahkan spesial untukmu. Wanita yang mendorong dan membantuku dalam memulai semua ini. Jika bukan karena permintaan dan paksaanmu mungkin semua ini tidak akan aku raih seumur hidupku. Aku berharap semuanya lancar. Jantungku berdegup sangat cepat. Bukan hanya karna akan segera sidang, namun juga karena hatiku masih memaksaku untuk mengirimimu ucapan selamat ulang tahun.
Aku berdo’a untuk kelancaranku dihari ini.
Wia, selamat ulang tahun yang ke 25. Aku masihlah rumahmu, meskipun kamu tidak pernah lagi pulang.
-Puca

0 komentar:
Posting Komentar